KPA Jemaat Siloam Tataaran II Gelar Seminar dan Konsultasi Tahunan.

kpas.gmim.or.id  – Beberapa waktu lalu, Komisi Pelayanan Anak (KPA) Jemaat Siloam Tataaran II Wilayah Tondano III melaksanakan  Pembekalan Guru Sekolah Minggu lewat Seminar Dedikasi Pelayanan, bertempat di Gereja Siloam Tataaran II. Seminar ini diawali dengan ibadah pembukaan oleh Ketua BPMJ Pdt. Esther Dengah, M.Th.

Ketua Komisi Pelayanan Anak (KPA)  Jemaat  Siloam Tataaran II Pnt.  Stephen Poluakan, ST mengatakan, Seminar yang dibawakan oleh Ev. Julius Waani, STh, bertujuan untuk mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk pelayanan Anak Sekolah Minggu. “Kebutuhan kami adalah  Guru Sekolah Minggu yang memiliki komitmen dan dedikasi yang tinggi. Juga ditopang dengan program Pelayanan yang berkualitas.” ujar pria yang akrab disapa engku Epen ini.

“Usai Seminar dilanjutkan dengan Evaluasi Program Pelayanan Tahun 2019  yang dihadiri oleh Komisi Pelayanan Anak dan Guru Sekolah Minggu Jemaat Siloam Tataaran II dari kolom 1 sampai 15.” terangnya.

Lanjutnya,  Konsultasi Tahunan KPA Jemaat yang dilaksanakan di Nuansa Ranosaut Suluan,Tombulu Minahasa, jadi agenda pada esoknya (tanggal 2).

“Dalam Konsultasi Tahunan ini kami melaksanakan Penyusunan Program Pelayanan Tahun 2020, dimana berbagai program yang dibahas selama 6 jam, dibagi dalam 4 Bidang, dan dilanjutkan dengan penetapan (pleno) dan perumusan program hingga jam 19.00 WITA. Untuk tahun pelayanan 2020 mendatang, kami akan banyak fokus pada Pendidikan dan Pelatihan (DIKLAT) Guru Sekolah Minggu.”  ungkap Asisten Bendahara KPAS GMIM Periode 2010-2014 ini.

Ditambahkannya,  para guru sekolah minggu akan dibekali  lewat  13 jenis pelatihan, serta persiapan mengajar sambil menata pelayanan, termasuk administrasinya lewat Sistem Informasi Terpadu (SIT) yang sinkron dengan KPA Sinode GMIM, menjangkau anak-anak melalui kegiatan spiritual seperti ibadah, pelayanan doa, serta Gerakan Membaca Alkitab bagi anak dan guru.

“Untuk  pengembangan minat bakat anak kami sudah mengagendakan Pekan Anak, dan melatih anak berdiakonia melalui Bulan Peduli Anak dan Kunjungan Ke Panti Asuhan. pungkasnya. (sumber: SP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *