Sekretaris Umum LAI Beri Ceramah Tentang Tantangan Pelayanan Bagi Generasi 4.0
kpas.gmim.or.id – Sabtu (5/10), pukul 13.00 WITA – selesai, di Aula Kantor Sinode GMIM, digelar Seminar “Tantangan Pelayanan Bagi Generasi 4.0” dengan pembicara Sekretaris Umum (sekum) Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) Dr (Cand) Sigit Triyono.
“Langkah pertama dalam menghadapi tantangan pelayanan bagi generasi 4.0 adalah Gereja harus mendeteksi, mendeskripsikan, dan faktor-faktor external yang didominasi generasi mileneal.” kata Sigit Triyono saat diwawancarai usai ceramah.
“Gereja sangat tertolong dengan generasi tahun 1995. Dimana mereka ini termasuk dalam generasi 4.0, dengan pemberian diri menjadi pelayan anak dalam menghadapi situasi sekarang ini.” lanjut dia.
Dijelaskan dia, menghadapi generasi 4.0 bukan hanya menjadi tugas para pelayan anak atau pemangku kepentingan saja. Sebab, peran orangtua juga tidak dapat diabaikan. “Orangtua perlu membantu tugas dan tanggung jawab sekolah minggu. Secara esensial tugas itu adalah mengenalkan Tuhan kepada anak-anak. Supaya anak-anak mencintai berdoa dan beribadah, anak-anak terus berjalan bersama Tuhan. Itu semua bukan hanya tugas pelayan anak.”
“Jemaat juga ikut mendoakan, dan Gereja sendiri melalui Komisi Pelayanan Anak harus punya program-program yang menggali dan mengembangkan guru sekolah minggu. Termasuk jaringan stakeholder lain yang berkepentingan dengan pelayanan anak.” pungkas dia.
Seminar “Tantangan Pelayanan bagi generasi 4.0” yang diikuti sekitar 350 peserta ini, diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Wakil Ketua BPMS GMIM Bidang Hubungan Kerjasama Pdt Ventje Talumepa, MTh. (anq)